Tampilkan postingan dengan label MySql. Tampilkan semua postingan

PERINTAH DASAR MANIPULASI DATA

Selasa, 29 Oktober 2013
Posted by Unknown
Tag :
STUDI KASUS :
       Create Database DB_MHS;
       Use DB_MHS; 
Create Table Biodata (NIM Char(4)not Null, Nama Varchar(6), Jurusan Varchar (10)) ;
Insert Biodata values ( ‘0611’ , ‘Diana’ , ’ Akuntansi’);
Insert Biodata values ( ;0512’ , ‘Susan’ , ’Komputer’);
Insert Biodata values ( ‘0713’ , ‘Pandi’ , ’B_Inggris’);
Insert Biodata values ( ‘0415’ , ‘Reza’ , ’Komputer’);
Insert Biodata values ( ‘0816’ , ‘Dani’ , ’B_Inggris’);
Insert Biodata values ( ‘0414’ , ‘Ronal’ , ’Akutansi’);

Desc Biodata ;
Select * From Biodata;

1. Mengganti Namafield
      BU : AlterTableNama_TabelChange Field_Lama Field_Baru  Type ([Ukuran]);
      Cth : ~ Alter table Biodata change NIM NIRM Char (5) Null ;
               ~Alter table Biodata change NIRM NIM Char (4) not Null ;

2. Menyisip Primary Key
      BU : Alter Table Nama_Tabel Add Primary Key (Field);
      Cth :Alter Table Biodata Add Primary Key (NIM);

3. Menghapus Primary Key
      BU : Alter Table Nama_Tabel Drop Primary Key;
      Cth :Alter Table Biodata Drop Primary Key;

4. Menambah field
      BU : Alter Table Nama_Tabel Add Field  Type ([Ukuran]);
      Cth : Alter Table Biodata Add Alamat varchar (10) ;

5. Menghapus field
      BU : Alter Table Nama_Tabel Drop Field;
      Cth : Alter Table Biodata Drop Alamat ;

6. Mengganti record tabel
      BU : Update Nama_tabel Set Field_1 = Nilai_Baru_1, Field_2 = Nilai_Baru_2 , . .
               .,Field_n = Nilai_Baru_n Where (Kondisi);

                 UPDATE BIODATA SET NIM = ‘0101’ WHERE NAMe = 'diana';

      Cth1 : Update Biodata set Nama = 'Melati' Where NIM = ‘0611 ’;
      Cth2 : Update Biodata set NIM = '0601' where NIM = ‘0611’ ;
      Cth3 : Update Biodata set Nama = 'Jamal' , Jur = 'Akuntansi' where NIM = ‘0512’ ;
      Cth4 : Update Biodata set Jur = 'Komputer' where NIM = '0512' or NIM = ‘0713’;

7. Menghapus sebagian record tabel
      BU : Delete from Nama_Tabel Where Kondisi ;
      Cth : Delete from Biodata Where NIM = ‘0414’ ;
      Atau
      Delete from Biodata Where Jurusan = Akuntansi ;

8. Menghapus seluruh record tabel
      BU : Delete from Nama_Tabel ;
      Cth : Delete from Biodata;

      - Tambahkan kondisi dengan perintah where untuk menghapus record
        Berdasarkan kriteria tertentu.
     .- Tambahkan perintah limit untuk batasan penghapusan record.
        Cth : Delete from Biodata limit 3;

9. Mengetahui jumlah record
      BU : Select count ( * ) from Nama_Tabel;
      Cth : Select count ( * ) from Biodata;
              Select count ( * ) as Jumlah from Biodata;
              Select count ( * ) as Jlh Data from Biodata;

PERINTAH DASAR MYSQL

Selasa, 01 Oktober 2013
Posted by Unknown
Tag :

1.    Mengaktifkan Database
Untuk dapat melihat daftar tabel dalam sebuah database, maka terlebih dahulu aktifkan nama database yang dimaksud dengan cara :

Bentuk Umum (BU):
 Use Nama_Database ;

Contoh1 :

Mysql> Use DB_mahasiswa;
Database changed


Contoh2 :

mysql> use dbmhss
ERROR 1049 (42000): Unknown database 'dbmhss'
mysql>


2.    Membuat Tabel
BU :
Create Table Nama_Tabel (Field1 Type ([Ukuran]), Field2 Type ([Ukuran]), . . . [type = jenis_table] ) ;

Untuk atribut field, dapat ditambahkan dengan perintah seperti NULL, NOT NULL, AUTO_INCREMENT, DEFAULT, PRIMARY KEY, dan UNIQUE bila diperlukan. Sedangkan jenis table jika tidak diberikan maka jenis tabel yang digunakan adalah jenis tabel standart mysql yaitu : jenis MYISAM. Untuk jenis tabel akan ada pembahasan khusus pada bab berikutnya.

Contoh3 :

Create Table Identitas(Id int(4) not null primary key auto_increment,Nama Char(15), Tgl_Lahir Date, Sex enum (‘L’,’P’) default ‘L’,Alamat Varchar (40)) ;

Keterangan :
·      Field ID bertipe INTEGER (untuk menampung ANGKA dengan jumlah digit =4) not null = tidak boleh kosong, primary key menjadikan field ID menjadi field kunci utama jika direlasikan sedangkan auto_increment artinya bila menambah record baru maka mysql akan menambahkan nilai ID dengan data terakhir + 1.
·      Field Nama bertipe CHAR (untuk menampung string) dengan panjang 15 karakter,
·      Field Tgl_Lahir bertipe DATE (tipe data tanggal),
·      Field Sex bertipe enum (‘L’,’P’) default ‘L’ artinya hanya bisa diisi dengan L untuk laki-laki atau P untuk Perempuan dan jika tidak diisi maka mysql akan mengisi secara otomatis dengan nilai default L.
·      Field Alamat bertipe VARCHAR dengan panjang maksimal 30 karakter.

Catatan:
·      Pada Tipe CHAR jika ukurannya 15 dan karakter yang kita input 3, maka ukuran karakter tetap dihitung 15.
·    Pada Tipe VARCHAR jika ukurannya 15 dan karakter yang kita input 8, maka ukuran karakter dihitung 8.


3.    Menampilkan Struktur Tabel
Untuk menampilkan struktur sebuah tabel dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu :

BU :
·         Describe [atau Desc] Nama_Tabel
·         Show Columns From Nama_Tabel
·         Explain Nama_Tabel


Contoh4 :

mysql> desc identitas;
+-----------+---------------+------+-----+---------+----------------+
| Field     | Type          | Null | Key | Default | Extra          |
+-----------+---------------+------+-----+---------+----------------+
| Id        | int(4)        | NO   | PRI | NULL    | auto_increment |
| Nama      | char(15)      | YES  |     | NULL    |                |
| Tgl_Lahir | date          | YES  |     | NULL    |                |
| Sex       | enum('L','P') | YES  |     | L       |                |
| Alamat    | varchar(40)   | YES  |     | NULL    |                |
+-----------+---------------+------+-----+---------+----------------+
5 rows in set (0.06 sec)

Contoh5 :

mysql> explain identitas;
+-----------+---------------+------+-----+---------+----------------+
| Field     | Type          | Null | Key | Default | Extra          |
+-----------+---------------+------+-----+---------+----------------+
| Id        | int(4)        | NO   | PRI | NULL    | auto_increment |
| Nama      | char(15)      | YES  |     | NULL    |                |
| Tgl_Lahir | date          | YES  |     | NULL    |                |
| Sex       | enum('L','P') | YES  |     | L       |                |
| Alamat    | varchar(40)   | YES  |     | NULL    |                |
+-----------+---------------+------+-----+---------+----------------+
5 rows in set (0.02 sec)

Contoh6 :

mysql> show columns from identitas;
+-----------+---------------+------+-----+---------+----------------+
| Field     | Type          | Null | Key | Default | Extra          |
+-----------+---------------+------+-----+---------+----------------+
| Id        | int(4)        | NO   | PRI | NULL    | auto_increment |
| Nama      | char(15)      | YES  |     | NULL    |                |
| Tgl_Lahir | date          | YES  |     | NULL    |                |
| Sex       | enum('L','P') | YES  |     | L       |                |
| Alamat    | varchar(40)   | YES  |     | NULL    |                |
+-----------+---------------+------+-----+---------+----------------+
5 rows in set (0.00 sec)


Catatan :

Jika terjadi pembuatan sebuah database atau table sedang database dan tabel yang dibuat tersebut telah ada maka akan muncul pesan sebagai berikut : 

ERROR 1007 (HY000): Can't create database 'dbmhs'; database exists
ERROR 1050 (42S01): Table 'identitas' already exists

4.    Mengganti Nama Tabel
BU : Alter Table Nama_Tabel_Lama Rename   Nama_Tabel_baru;
Cth : Alter Table Identitas Rename Mahasiswa ;

5.    Membuat Tabel dari tabel yang ada :
BU : Create table Nama_baru select * from table Nama_tabel;
Cth : Create Table baru select * from table mahasiswa;

6.    Menampilkan Tabel
BU : Show Tables;

7.    Menampilkan Struktur Tabel;
BU : Show Fields From Nama_Tabel ;
Desc Nama_Tabel ;

Cth : Show Fields From Mahasiswa ;
Desc Mahasiswa ;

8.    Mengisi Record Table
BU : Insert into Nama_Tabel ( Field_1 ,Field_2, … , Field n)
        values ( isi_1, isi_2 , … , isi_n ) ;
Cth : Insert into Mahasiswa (NIM,Nama,Tgl_Lahir,Alamat)
values ( ‘06330’ ,‘Budi’,‘1973-12-17’, ‘Medan’ ) ;
Atau
Insert Mahasiswa values
( ‘06330’ , ‘Budi’ , ‘1973-12-17’ , ‘Medan’ ) ;

9.    Menampilkan Record Table
BU : Select  ( Field_1 ,Field_2, … , Field_n From Nama_Tabel  ;
Cth : Select * From Mahasiswa ;
Select NIM, Nama From Mahasiswa ;

10.  Menghapus Tabel
BU : Drop Table Nama_Tabel;
Cth : Drop Table baru;


Study Kasus :
·   Nama database       :  NilaiSiswa
·   Nama tabel              :  TblNilai
·   Struktur tabel           :
Field
Type
NIRM
Varchar (8)
Nama
Varchar (10)
Jurusan
Varchar (10)
Nilai
int (2)

·   Isi tabel         :
NIRM
Nama
Jurusan
Nilai
0611011
Diana
Akuntansi
90
0511013
Susan
Komputer
78
0711022
Pandi
B_Inggris
86
0411010
Ronal
Komputer
75




Penyelesaian :

Create Database NilaiSiswa ;
Use NilaiSiswa ;

Create Table TblNilai
(
NIM Varchar(8),
Nama Varchar(10),
Jurusan Varchar (10),
Nilai Int(2)
) ;

Insert TblNilai values ( ‘0611011’ , ‘Diana’, ‘Akuntansi’, ‘90’ ) ;
Insert TblNilai values ( ‘0511013’ , ‘Susan’, ‘Komputer’, ‘78’ ) ;
Insert TblNilai values ( ‘0711022’ , ‘Pandi’, ‘B_Inggris’, ‘86’ ) ;
Insert TblNilai values ( ‘0411010’ , ‘Ronal’, ‘Komputer’, ‘75’ ) ;

Select * From TblNilai;

Pengenalan MYSQL

Posted by Unknown
Tag :

PENGENALAN MYSQL

A.   Pendahuluan
MYSQL Merupakan software sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread dan multi-user. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai software gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL. MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius.
MySQL adalah database engine atau server database yang mendukung bahasa database pencarian SQL. SQL merupakan paket standar untuk berkomunikasi dengan database manapun untuk melakukan proses pencarian, penyimpanan dan pengambilan data.
MySQL menyimpan data dalam bentuk file-file di harddisk. Untuk dapat berjalan dengan baik, file-file yang berisi database dari MyQSL ini harus terpasang pada harddisk lokal. Jika kita membagi-bagi database pada beberapa harddisk jaringan komputer, maka bersiaplah untuk mengalami penurunan kecepatan dalam pengolahan data tersebut.
MySQL pada mulanya dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Pembuat MySQL menginginkan untuk menggunakan mSQL untuk mengakses beberapa tabel menggunakan rutin ISAM (Indexed Sequential Access Method) yang dikenal sangat cepat. Namun setelah menggunakan rutin ISAM masih saja mSQL dirasa lambat. Oleh karena itu, mereka mulai mengerjakan pemecahan dengan membuat MySQL.
Hasil dari pengembangan MySQL adalah interface yang memiliki API (Application Programming Interface) yang sangat mirip dengan mSQL. Hal ini memungkinkan penggabungan kode-kode program yang dilakukan pihak ketiga dengan mudah. Para pengembang MySQL masih terus melanjutkan pengembangan MySQL. Sekarang MySQL memiliki fitur yang lebih banyak daripada mSQL, serta lebih cepat (MySQL sepuluh kali lebih cepat daripada mSQL).
MySQL sangat populer beberapa tahun terahkhir ini. MySQL merupakan database yang sangat cepat, yang mengimplementasikan subset dari SQL, sehinga bisa jadi tidak terlalu cocok untuk sebagain kecil aplikasi, tetapi cocok untuk sebagain besar aplikasi lainya. Sebagian besar aplikasi mencatat bahwa penggunaan database MySQL adalah lebih dari cukup.
MySQL sangat handal dan sangat cepat. Balai Besar Pengembangan Industri Logam dan Mesin (BBLM) atau sering juga dikenal dengan MIDC (Metal Industries Development Centre) Departemen Perindustrian dan Perdagangan menggunakan MySQL sejak tahun 1999 dengan tanpa mengalami masalah. Sekarang, MySQL ini di BBLM/MIDC telah digunakan untuk beberapa aplikasi, misalnya untuk masalah perpustakaan, absensi dan untuk mengolah data yang melalui web server. Banyak saran di Internet yang menganjurkan untuk menggunakan MySQL untuk pemakaian database yang besar dan jalur Internet yang sangat padat.
MySQL mendukung berbagai tipe data. Tipe data yang disediakan oleh MySQL tersebut, seperti karakter, bilangan bulat, bilanga desimal, tulisan. Selain itu, MySQL juga mendukung tipe data untuk ukuran waktu, yaitu tanggal, hari dan tahun. Ada beberapa tipe data yang didukung oleh MySQL seperti SET dan ENUM. Tipe-tipe ini pada MySQL diberikan dalam format field-field database yang umum dikenal, seperti dBaseIII, FoxPro dan sebagainya. Umumnya suatu field ini ini ditampilkan dalam suatu kolom tersendiri, sedangkan field yang lain berada pada kolom yang lain pula.
Semua kolom dibuat berdasarkan nilai default oleh MySQL. Kita dapat menggunakan INSERT untuk memasukkan nilai-nilai ke dalam kolom-kolom tersebut. Kolom yang diisi dengan NULL atau tidak dimasukkan nilai apapun akan berisi nilai default.

B.   Menjalankan Mysql
Cara memulai mysql :
-          start
-          Run

-          Ketikkan mysql seperti gambar berikut :
           
-          Ok
Bila ingin menjalankan mysql dengan manajemen user maka dapat diketikkan dengan perintah sebagai berikut :


Aturan pengetikan perintah pada mysql
·         Setiap Perintah biasanya diakhiri dengan titik koma (;)
·         Bila perintah panjang dapat diteruskan pada baris berikutnya
dengan syarat tidak memenggal kata
·         Untuk menampilkan beberapa field dapat dipisah dengan mengetikkan tanda koma (,)
·         Mysql biasanya akan menampilkan notasi kesalahan pada prompt mysql pada
baris berikutnya, dan untuk mengakhirinya kita harus mengetikkan notasi kesalahan yang diminta tersebut lalu diakhiri dengan perintah ; atau \c

Sebagai catatan bila ingin mengeksekusi perintah dan melihat pesan
kesalahan tersebut maka gunakanlah ; sedangkan bila ingin membatalkan
seluruh perintah dan menghapusnya dari memori komputer maka gunakanlah  \c





Contoh 1 : 

mysql> select 5*3
    -> ‘
    ‘> ‘
    -> ;

Contoh 2 :

mysql> select (4*3)
    -> “
    “> \c
    “> “
    -> \c
mysql>

·         Perintah yang pernah dibuat dapat dipanggil kembali dengan menggunakan tombol arrow (panah atas atau bawah pada keyboard)

·         Untuk melihat bantuan pada (help) pada mysql maka ketikkanlah perintah \? Pada prompt mysql.

Contoh 3 :

mysql> \?

For information about MySQL products and services, visit:
   http://www.mysql.com/
For developer information, including the MySQL Reference Manual, visit:
   http://dev.mysql.com/
To buy MySQL Network Support, training, or other products, visit:
   https://shop.mysql.com/

List of all MySQL commands:
Note that all text commands must be first on line and end with ';'
?         (\?) Synonym for `help'.
clear     (\c) Clear command.
connect   (\r) Reconnect to the server. Optional arguments are db and host.
delimiter (\d) Set statement delimiter. NOTE: Takes the rest of the line as new delimiter.
ego       (\G) Send command to mysql server, display result vertically.
exit      (\q) Exit mysql. Same as quit.
go        (\g) Send command to mysql server.
help      (\h) Display this help.
notee     (\t) Don't write into outfile.
print     (\p) Print current command.
prompt    (\R) Change your mysql prompt.
quit      (\q) Quit mysql.
rehash    (\#) Rebuild completion hash.
source    (\.) Execute a SQL script file. Takes a file name as an argument.
status    (\s) Get status information from the server.
tee       (\T) Set outfile [to_outfile]. Append everything into given outfile.
use       (\u) Use another database. Takes database name as argument.
warnings  (\W) Show warnings after every statement.
nowarning (\w) Don't show warnings after every statement.
For server side help, type 'help contents'

C.   Bahasan MySQL
Seperti halnya SQL engine yang lain, MySQL mempunyai 3 sub bahasa, yaitu : DDL, DML dan DCL.
a.    Data Defenition Language (DDL), berfungsi pada objek database seperti membuat tabel, mengubah tabel dan menghapus tabel dan bertugas untuk membuat objek SQL dan menyimpan defenisinya dalam tabel. Perintah-perintah yang digolongkan dalam DDL adalah create, alter dan drop.
b.    Data Manipulation Language (DML), untuk objek tabel seperti melihat, menambah, menghapus dan mengubah isi tabel. perintah-perintah yang digolongkan dalam DML adalah select, update, insert, dan delete.
c.    Data Control Language (DCL), untuk kepentingan sekuritas database, seperti memberikan hak akses ke database dan menghapus hak tersebut dari database. DCL sebagai alat kontrol keamanan terhadap database dan tabelnya. Dua perintah utama dalam DML adalah grant dan revoke. Grant digunakan untuk mengijinkan user mengakses tabel dalam database tertentu, sedangkan revoke mencabut kembali ijin yang sudah pernah diberikan sebelumnya oleh grant.



D.   Melihat Database
Kita bisa melihat daftar database yang ada di MySQL dengan mengetikkan baris perintah berikut : mysql> SHOW DATABASES;
MySQL akan menunjukkan list/daftar dari database pada server. Jika ini adalah sebuah server baru (sebagai contoh : jika kamu menginstal server ini sendiri) daftarnya harus kelihatan seperti ini :
------------
| Database |
------------
| mysql    |
| test     |
------------

2 rows inset (0.11sec)


alamat penyimpanan dalam mysql adalah folder data dapat dilihat pada jendela windows explorer seperti gambar berikut :




E.   Membuat Database
Berikut ini adalah cara membuat sebuah database pada MySQL. Sebagai latihan kita membuat database dengan nama “Mahasiswa_db”, dan perintahnya adalah :

mysql> create database Mahasiswa;
Query OK,1 row affected (0.03sec)

F.   Menghapus Database
Untuk menhapus database dapat dilakukan dengan men”dropping”nya, dan perintahnya adalah :

mysql> drop database Mahasiswa;
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)
Welcome to My Blog

Mesran[dot]Net

Post

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

- Copyright © KOERNIADYE - Powered by Blogger - Designed by Sang Penolong -